Dinas Keluarga Berencanan Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak Tanggamus Menggelar GenRe

37

Tanggamus-Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanggamus menggelar Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) tahun 2022 di Gd. Islamic Center Kotaagung Senin, 28 Maret 2022.

Acara puncak Pemilihan Duta Genre digelar hari ini, Senin (28/03/2022) dan dihadiri langsung oleh Bupati dalam hal ini di wakil ini oleh staf ahli Bupati Tanggamus Novem, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Lampung Budi Budiman , Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tanggamus, dan tamu undangan lainnya.TP-PKK, stap ahli, kadis KB, kadis pariwisata, sekwan DPRD, BKKBN provinsi,, BNN, sekcam, peserta duta di ikuti oleh20 kecamatan

Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus yang disampaikan oleh staf ahli Bupati mengajak para finalis dan remaja di Tanggamus untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan kabupaten dengan menjadi remaja yang memiliki skill.

“Kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan remaja atau young generation yang memiliki skill membantu pembangunan dan menjadi icon remaja yang baik serta bisa mengajak yang lain untuk menjauhi hal-hal yang bisa merusak masa depan.” Ujar staf ahli Bupati dalam sambutannya.

staf ahli Bupati juga mengimbau dan memberikan nasehat untuk bergaul dan membentuk lingkungan yang baik, yang berisi orang-orang yang mau maju, mau berkembang dan mau sukses.

Pemilihan Duta GenRe bertujuan menyosialisasikan bahwa keluarga adalah segala-galanya. Duta yang terpilih akan menjadi role model sebagai remaja yang memiliki rencana dalam hidupnya dan menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk memberikan edukasi, konseling dan mencegah pernikahan dini, seks pra nikah dan NAPZA.

Sementara Sebagai Kepala BKKBN provinsi Lampung, bapak Budi Budiman berpesan kepada seluruh finalis dan pemenang untuk aktif juga dalam menyosialisasikan mengenai stunting kepada masyarakat.

“Lebih dari 50% penduduk Indonesia pernah mengalami stunting, yaitu tumbuh tidak sesuai dengan semestinya, bisa jadi lebih pendek atau kecil tubuhnya dan terganggu perkembangan otaknya. Nah, tugas kalian nanti untuk memberi tahu teman-teman dan masyarakat mengenai ini dan bagaimana cara mencegahnya.” Kata Budi Budiman dalam sambutannya.(Nova/Wan)