Maling Kotak Amal Keliling Luar Kabupaten di Tangkap

68

PRINGSEWU,– Keterlaluan! Bukannya ikut merawat dan menyumbang, WPR (28),justru membobol kotak amal di masjid. Warga Jalan Ikan Julung Skip Rahayu Kelurahan Bumiwaras Kota Bandar Lampung bahkan sudah membobol 9 kota amal dari berbagai masjid di Pringsewu. 

Aksi WPR berakhir setelah Tim Buru Sergap Unit Reskrim Polsek Gadingrejo berhasil mengakhiri aksi pencurian yang sudah dilakukannya sejak satu bulan lalu. Pelaku melakukan pembobolan kotak amal dengan alasan kebutuhan ekonomi. 

Kapolsek Gadingrejo Iptu Anwar Mayer Siregar, SH, menjelaskan, tersangka diamankan polisi saat sedang bermain di rumah salah satu temannya di Pekon Parerejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, pada Jumat (25/2/22) sore sekira pukul 17.30 WIB.

Menurut Kapolsek Gadingrejo tersangka diamankan atas dugaan telah melakukan pembobolan kotak amal Masjid Al – Mukminun yang terletak di Pekon Mataram Kecamatan Gadingrejo, pada Rabu (23/2/22) yang lalu. 

Namun setelah dilakukan pengembangan oleh penyidik,  terungkap bahwa selain melakukan pencurian di Masjid Al Mukminun, tersangka juga mengaku telah melakukan pembobolan kotak amal di delapan masjid lain.

Adapun kedelapan masjid tersebut, 4 masjid di Kabupaten Pringsewu, 3 masjid berada di Kabupaten Pesawaran dan 1 masjid berada di kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Sedangkan alat yang dipergunakan untuk merusak gembok kotak amal berupa sebilah gunting.

“Total ada sembilan masjid yang pernah dibobol oleh tersangka WPR, dan pencurian itu dilakukan dalam rentang waktu Januari hingga Februari 2022,” ujarnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, SIK, MIK, pada Sabtu (26/2/22) siang. 

Lanjutnya, dari hasil pembobolan kotak amal di sembilan masjid tersebut, tersangka mengaku mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 700 ribu.

Uang hasil kejahatan selanjutnya oleh tersangka dipergunakan untuk membeli kebutuhan hidup sehari hari.

Sementara itu, sebab tersangka nekat melakukan pembobolan kotak amal diduga karena motif ekonomi.

“Tersangka mengaku sebulan terakhir ini tidak memiliki pekerjaan, sehingga tidak memiliki penghasilan, jadi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tersangka akhirnya nekat mencuri,” ungkap Iptu Anwar. 

Untuk proses hukum lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti  “Atas perbuatannya tersebut tersangka WPR diberatkan  Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” terang Anwar.(*)