Home / BANDAR LAMPUNG / HUKUM / HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 25 Januari 2022 - 12:10 WIB

Proyek Jalan Kalianda Lamsel, LSM Infosos Desak Usut Dugaan Penyimpangan

Bandar Lampung,-Melalui rilisnya, LSM Infosos DPC Lamsel menyebutkan proyek tersebut terkesan seperti proyek siluman, pasalnya dilokasi pengerjaan tidak terpasang plang nama proyek sebagai identitas kegiatan. Namun berdasarkan pengumuman yang tayang di LPSE, proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Aprilyo Construction, dengan nilai kontrak Rp. 9.832.091.266,43 .

LSM Informasi Sosial (InfoSos) Indonesia DPC Kabupaten Lamsel menyoroti dugaan Indikasi penyimpangan proyek infrastruktur jalan di Kabupaten setempat, salah satunya paket pekerjaan (proyek) Peningkatan Jalan Ahmad Yani Kecamatan Kalianda yang dibiayai APBD Tahun Anggaran 2021.

“Diperkirakan Panjang pengerjaan sekitar 4 KM dan pengerjaan hanya menambah fisik jalan yang sudah ada sebelumnya memang sudah berbentuk aspal hotmix. Jika dibandingkan dengan nilai proyek yang terkontrak sangat tidak seuai, terlalu berlebihan dan jika terdapat sambungan pada lokasi lain tidak ditemukan dikarenakan di lokasi tidak ada plang nama proyek” terang Ketua LSM Infosos DPC Lamsel Yaksibun pada Gerbangsumatera88.id Senin,(24/1/22).

BACA JUGA |  Mayasari Warga Kapuran Prasejahtera Penyandang Disabilitas Luput Dari Perhatian Pemerintah.

Yaksibun mengaku sudah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lamsel, namun tidak ada respon bahkan sudah berupaya melalui surat permintaan klarifikasi tidak ditanggapi.

“Dalam surat kami jelas jika dalam tempo tertentu sejak disampaikan surat kami tidak ada tanggapan maka temuan kami benar adanya” tutur Yaksibun.

Dijelaskan bahwa berdasarkan investigasi disepanjang lokasi pekerjaan terdapat dugaan penyimpangan terhadap kontrak baik penyimpangan terhadap volume, harga satuan, kualitas dan kuantitas maupun waktu pelaksanaan proyek yang berakibat pada pengurangan mutu pekerjaan.

“Pekerjaan belum lama dikerjakan diduga terkesan asal – asalan, bahkan di beberapa titik sudah mengalami kerusakan” ujarnya.

Sambung Yaksibun, kualitas material yang digunakan diduga tidak sesuai dengan komposisi yang ideal, sehingga komponen senyawa yang merekat tidak memiliki kekuatan struktur yang benar dan diduga tidak mampu bertahan dalam waktu lama.

“Hal ini patut diduga item penggunaan bahan dan material yang diduga cacat mutu serta kualitas daya tahan struktur kontruksi yang tidak kuat dikarenakan menggunakan material berkualitas rendah serta metode pelaksanaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis” terangnya.

BACA JUGA |  Polres Lambar amankan Baby Lobster Senilai 3M.

Ia pun menduga lemahnya system pengawasan menjadi factor lolosnya proyek tersebut dalam pemeriksaan. “Diduga adanya unsur saling menutupi antara pelaksana dan pengawas. Sehingga persetujuan hingga serah terima pekerjaan patut diduga belum memenuhi unsur kelayakan dan mesti ditinjau dan dikaji secara detail dan terperinci” katanya.

Dilain pihak, menurut Yaksibun permasalahan ini akan menjadi tantangan berat pihak aparat hukum, pasalnya menurut informasi pemilik pekerjaan adalah “orang kuat” yang kebal dan sulit terjerat hukum.

“Untuk itu kami mendesak pihak hukum baik Kejaksaan maupun Kepolisian untuk tidak pandang bulu dan tebang pilih terhadap prilaku koruptif semacam ini” tandas Yaksibun. [Dama]

Share :

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Anggota Komisi II DPR RI Endro S Yahman Apresiasi Upaya Hukum Masyarakat Adat 5 Keturunan Bandardewa

HUKUM DAN KRIMINAL

Palaku Pencuri Sepeda Motor Di Tangkap Polsek Sunkai Selatan.

HUKUM DAN KRIMINAL

Bawa Narkotika, Pria Asal Lampung Timur Ditangkap Polres Tuba.

BANDAR LAMPUNG

Dukung Perlindungan Pekerja Migran, Pemprov Lampung Dirikan Layanan Terpadu Satu Atap

HEADLINE

Kapolri Memimpin Upacara KPLB Anggota Polri Atas Prestasinya Membawa Timnas Sepak Bola Indonesia Menjadi Juara Piala AFF U-22

BANDAR LAMPUNG

Wakapolda Lampung Sidak Tiga Polsek di Wilayah Polres Tulang Bawang

BANDAR LAMPUNG

Hari Kunjung Perpustakaan 2020, Bunda Literasi Ibu Riana Arinal Minta Gemar Membaca Ditanamkan Sejak Dini

HUKUM DAN KRIMINAL

Curi Uang di Kotak Amal Masjid, Dua Pemuda Ditangkap Tekab 308 Polres Tulang Bawang