Kecolongan, KTP dan KK Aspal Libatkan Oknum ASN Pemkot Bandarlampung

34

GerbangSumatera88.id – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung berinisial N diamankan Polresta Bandarlampung terkait kasus pemalsuan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

Terkait kasus asli tapi palsu (Aspal), Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan oknum ASN tersebut akan diproses, jika terbukti bersalah ASN tersebut akan ditindak sesuai peraturan yang ada.

“Kita lihat prosesnya seperti apa, kalau misalnya beliau ini menyalahi aturan, langsung kita tindak,” ujarnya saat ditemui di Kelurahan Bakung, Selasa (11/1).

Walikota Eva Dwiana menambahkan pihaknya memiliki tim penegak dan instansi yang menangani masalah tersebut.

“Kita memiliki tim penegak disiplin pegawai dan Inspektorat yang tengah menanganinya,dan berkoordinasi Polresta Bandarlampung.”jelasnya.

Adanya ASN Pemkot Bandarlampung yang diamankan kepolisian, menurut Eva harus dapat dijadikan pelajaran agar kedepan tidak melakukan kesalahan.

“Karena kita adalah sebagai pelayan bagi masyarakat, berikan yang terbaik untuk masyarakat,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Eva, pemkot tengah berusaha memberikan kesejahteraan untuk masyarakat dan ASN.

“Kemarin memang PAD kita kurang sekali, turunya sampai 90 persen. Sekarang alhamdulillah sedikit-sedikit sudah bertambah,” terangnya.

Diinformasikan sebelumnya dalam gerbangsumatera88.id Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandarlampung (BL) berhasil membongkar jasa pemalsuan dokumen yang sudah berlangsung 10 tahun, seperti KTP, KK, akta perceraian, buku tabungan, dll.

Eko Hadi Saputra (35), warga Kelurahan Gunungsulah, Kecamatan Wayhalim, Kota Bandarlampung membuka lapaknya di ruko Jalan Raden Pemuka, Kelurahan Gunungsulah, Kecamatan Wayhalim, Kota Bandarlampung, Rabu, (15/12/21).

Tersangka Eko Hadi yang ditangkap Polisi mengaku KH diduga terlibat tindak pidana pemalsuan dokumen di Kota Bandarlampung, yang mengaku telah mencetak lebih dari 200 buah e-KTP.

“Setelah kami pemeriksa Disdukcapil, bahwa material digunakan semua asli, nama penyuplai barang saat ini sudah kami kantongi dan telah dilakukan pengejaran. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya,” ujar Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Devi Sujana.

Sementara, kepala inspektorat kota Bandarlampung Robi Suliska Sobri saat di hubungi melalui sambungan WhatsApp menjelaskan , saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian. Sembari menunggu hasil dari kepolisian, pihaknya tetap mencari informasi terkait kasus tersebut.

“Asas praduga tidak bersalah tetap kita junjung tinggi, kita tunggu hasil dari kepolisian. Karena berkaitan dengan kepegawaian, nanti kita adakan sidang disiplin pegawai. Dari informasi yang dihimpun yang bersangkutan Dinas di Telukbetung Utara (TbU),” ujarnya. [Ahz]