Kabupaten Pesisir Barat Peraih Predikat Pratama menuju KLA, Tahun 2021 Di Pertanyakan

15

Gerbangsumatera88.id.- Dunia pendidikan Kabupaten Pesisir Barat dibuat tercemar oleh salah satu oknum guru di Kecamatan Lemong beberapa waktu lalu. Bahkan kini BH (39) harus meringkuk dibalik jeruji besi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah dilapokan ke pihak berwajib atas dugaan pelecehan seksual terhadap 14 anak didiknya.

Hal ini tentu menggundang kecaman berbagai pihak, apalagi pada tahun 2021 lalu Kabupaten Pesisir Barat mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA).

Tak terkecuali Toni Fisher selaku Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Lampung Bidang Pemenuhan Hak Anak, Direktur Lembaga Pemerhati Hak Perempuan dan Anak mengatakan bahwa kekerasan terhadap anak akan selalu dan terus terjadi apabila pemahaman tentang undang undang perlindungan anak, pemahaman tentang kewajiban semua pihak masih belum membumi dalam sanubari semua,” Ungkapnya, Kamis(13/01/2022).

Sementara dalam undang -undang baik itu tentang Pemerintahan Daerah dan Desa serta undang undang perlindungan anak jelas mengatakan tanggung jawab pemerintah daerah bahkan ditegaskan lagi wujud dalam tanggungjawab pemerintah daerah adalah menjadi Kabuoaten Layak Anak.

“Apalagi seperti Kabupaten Pesisir Barat pada tahun 2021 meraih predikat Pratama menuju KLA, seharusnya sudah mulai dong bertambah program terkait perlindungan anak bukannya malah berkurang. Bukannya anggaran dan program yang tersebar di semua OPD ada,” Tambah Toni

Ia berharap kedepan Pemerintah Daerah harus lebih serius lagi untuk melindungi anak-anak agar Kabupaten Pesisir Barat terhindar dari stigma kabupaten yang tidak aman bagi tumbuh kembang anak.

“Semua program yang dilakukan pemerintah daerah seyogyanya tak hanya bersifat parsial dan simbolis saja tapi harus dengan pembuktian nyata,” Tukasnya.(TSN)