Kadis Kominfo Lampura Beri Stetmen Gerbang Sumatera 88 Milik Orang Lampung Selatan dan Harus Klaripikasi Dengan Perkataannya.

104

Lampung Utara,-Kepala Dinas Kominfo Lampung Utara Beri Stetmen Gerbang Sumatera 88 atau PT Agung Media Berjaya milik warga Lampung Selatan.jumat,(17/12/2021).

Kadis Kominfo Lampura Doni Perwari Fahmi saat dikonfirmasi terkait dana Advetorial Gerbang Sumatera 88 menjelaskan tidak bisa lagi dibayar di 2021 dikarenakan anggaran sudah habis ada empat(4) Advetorial sudah ditranfer ke Hengki Ahmad Jazuli,karena menurut Hengki Gerbang Sumatera 88 ada hutang cetak,”ujar Doni.

Tambah Doni Surat perusahaan yang asli kan ada dengan Hengki,dan menurut Hengki Koran Gerbang Sumatera 88 milik warga Lampung Selatan,jadi saya sudah kirim empat(4) Advetorial ke Hengki,

Masalah BKP dan kwitansi Memang Hengki belum memberikan itu kepada kami,”ujar Doni.

Tambah Doni Kalau ditahun 2021 anggaran Advetorial ngak ada dan harap dimaklumi,”pungkas Doni.

Deferi Zan,S.E.Pemilik Sekaligus Direktur PT Agung Media Berjaya Atau Harian Umum Gerbang Sumatera 88 menyayangkan stetmen kepala Dinas Kominfo Doni yang menjelaskan Bahwa pemilik warga Lampung Selatan,jelas bahasa itu keluar dari kata kata kepala dinas Kominfo,disini saya tidak terima dengan stetmen Doni,jelas media tersebut milik pribadi saya tidak ada sangkut paut dengan orang Lampung Selatan,”ujar deferi.

Darimana bahasa kadis Kominfo kalau media itu milik orang Lampung Selatan,notaris dan perusahaan jelas termasuk Pajak,BPJS,Ketenaga kerjaan itu berdomisili Lampung Utara,darimana Doni bahasa itu,dan saya minta kepada kepala dinas Kominfo untuk mengklarifikasi bahasa itu,kalau dia tidak mau membayar tungakan Advetorial 2021 saya juga tidak memaksa,namun jangan ada bahasa Doni media saya ini diklaim milik orang Lampung Selatan jelas saya berdiri dari 2017 dan sampai terdaftar didewan pers itu saya direkturnya,”tegas Deferi.

Dalam hal ini saya minta kepada kepala dinas Kominfo mencabut bahasa bahwa Gerbang Sumatera 88 milik warga Lampung Selatan,dan memberi penjelasan kepada media ini dengan ucapannya dan harus bertangungjawab dengan bahasa yang dilontarkan Doni,”pungkas Deferi.(Lisa)