Kepala BRI Kanca Liwa, Esok Tarik Oknum BRI Unit Sukau yang Diduga Pungli

102

LAMPUNG BARAT, – Menindak lanjuti Pemberitaan terkait dugaan oknum pegawai BRI unit sukau melakukan Pungli terhadap nasabah kepala BRI Kanca Liwa akan segera menarik oknum inisial (I) untuk melalui proses proses sesuai ketentuan yang berlaku. Rabu, (15/12).

Menurut Kepala BRI Kanca Liwa, Tunjung Yudo Wahyono mengatakan, saat di konfirmasi Kasus ini sedang kami dalami TMT besok oknum BRI akan kami tarik ke kantor cabang untuk melaluikan proses proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 ” Saya menghimbau Kepada nasabah BRI bahwa tidak ada pungutan pungutan diluar ketentuan perusahaan. Apa bila di kemudian hari masih ada proses proses Pungli seperti ini, pran serta masyarakat terutama Nasabah BRI kami harapkan bisa melapor ke BRI sehingga BRI bisa memperoses sesuai ketentuan BRI, ” Ungkapnya, menghimbau.

Seperti diketahui pada pemberitaan sebelumnya menurut, nasabah yang minta identitasnya untuk dianonimitaskan mengatakan, bahwa dirinya merasa sangat dirugikan gimana tidak seharusnya dirinya menerima Full pinjaman program pemerintah tersebut dan yang ada belum digunakan sudah ada Pungi dari oknum pegawai BRI.

Adapun kronologisnya yakni, pada 09 Desember 2021, nasabah diminta untuk memberikan sejumlah dana kepada oknum pegawai dengan alasan untuk memperlancar proses pencairan yang akan distorkan kepada kepala unit bahkan sampai mematok jumlah dana kepada Nasabah.

“Kita kan mau pinjam dana ke bank BRI unit sukau nah sama onkum pegawai bank mereka minta dana. Dan proses dipastikan ACC lalu cair oleh pihak Bank, untuk jumlah dana yang diminta sebesar Rp.1000.000-‘ (satu juta rupiah), setelah dana cair menurut REDD (oknum) uang tersebut untuk di kasih ke bos kemudian dana tersebut, diharuskan di titip disalah satu warung dengan menggunakan amplop disertai nama nasabah. Gimana usaha kita mau maju kalau sudah dimintai uang belum digunakan, dan hal tersebut, bukan kita saja melainkan kerabat kita pernah juga dan dengan cara yang sama,” Ungkapnya.

Sementara, saat di konfirmasi, Kepala unit BRI Sukau, Rozi menepis bahwa dirinya yang mengintruksikan pungutan dan tidak membenarkan kejadian tersebut. Melainkan proses pengajuan hingga pencairan, nasabah tidak dipungut biaya hanya dibebankan dana asuransi terlebih dari itu tidak ada dana administrasi lainnya.

” Alhamdulillah selama ini saya tidak pernah melakukan hal seperti itu tapi Entah kalau bawahan saya seperti itu, ya nanti kita akan lakukan pembinaan atau sanksi sesuai keputusan BRI cabang, ” Tegasnya, di ruang kerjanya. (RI)