Bupati Lombok Utara Ingin Program Pamsimas dari BPPW NTB Berlanjut

34

Tanjung – Balai Prasana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Barat (BPPW NTB) menggelar acara serah terima Pekerjaan Pembangunan Jaringan Perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) Gangga (Sekeper) dan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III Tahun Anggaran 2021 bertempat di Aula Bupati Lombok Utara, Senin (25/10/2021).

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH., Direktur PDAM Lombok Utara Firmansyah, ST., Ir. Indra Juliraf, MT., Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah I mewakili Kepala Balai PPW NTB, Kasatker Pelaksanaan PPW NTB Aprialely Nirmala, ST., MT., para Camat serta Kepala Desa penerima manfaat.

Dengan diserahkannya hasil kerja SPAM IKK dan Pamsimas kepada pemerintah daerah tersebut, Bupati Lombok Utara menyampaikan terimakasih kepada BPPW NTB atas sinerginya dalam membantu Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam mengatasi persoalan air bersih dan sanitasi yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat di beberapa desa khususnya di wilayah timur Kabupaten Lombok Utara.

“Hasil kerjasama pusat dengan daerah ini, mudah-mudahan mengurangi beban daerah kita dalam kaitannya dengan sanitasi dan air bersih,” harapnya.

H. Djohan Sjamsu juga menambahkan, kerjasama yang sudah terjalin sejak tahun 2013 antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara itu, dapat berlanjut hingga persoalan air bersih dan sanitasi di Kabupaten Lombok Utara dapat teratasi.

“Kita juga tetap menginginkan bantuan-bantuan dari Balai (BPPW NTB_red) maupun pemerintah pusat supaya secara bertahap tapi pasti kebutuhan-kebutuhan air bersih, sanitasi dan sebagainya bisa terbangun di Lombok Utara,” tutur Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan PPW NTB Aprialely Nirmala, ST., MT., melaporkan, pada tahun 2021, Kabupaten Lombok Utara telah menerima program Pamsimas dengan menyasar 11 desa yang terdiri dari 2 desa reguler dan 9 desa Hibah Insentif Desa (HID). Dari 11 desa tersebut, alokasi anggaran untuk pembiayaannya sebesar Rp. 2.695.000.000,.

“Adapun tujuan dilaksanakan kegiatan Pamsimas ini yaitu meningkatkan pelayanan air minum dan sanitasi khususnya di wilayah-wilayah perdesaan yang masih jauh dari jangkauan akses air minum maupun dari layanan PDAM,” terangnya.

Setelah serah terima Pamsimas tersebut, Kasatker Pelaksanaan PPW NTB ini berharap, masyarakat dapat mengelola air bersih yang ada saat ini dengan baik serta mampu menjaga dan memelihara agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang cukup lama.

“Disini perlu peran KPSPAMS (Kelompok Pengelola Sarana Prasarana Air Minum dan Sanitasi_red) dalam mengelola hasil-hasil kegiatan Pamsimas ini,” pungkas Aprialely.

Lebih jauh, Aprialely menyampaikan, pada tahun 2019 BPPW NTB sudah menjalankan program SPAMS Sekeper dengan membangun instalasi pengolahan air yang berkapasitas 50 liter/detik. Di tahun 2021 ini, program tersebut kembali dilanjutkan khusus untuk pengerjaan jaringan perpipaan.

“Jadi ini untuk memaksimalkan layanan air minum nantinya untuk wilayah Sekeper, wilayah Gangga, Kayangan, Rempek dan sekitarnya,” imbuhnya.

Saat ini, BPPW NTB juga sedang mengerjakan SPAMS Sigar Penjalin untuk dialirkan ke Gili Air. Dikatakan Aprialely, progres saat ini sudah mencapai hampir 100% dan ditargetkan akan rampung pada pertengahan bulan November mendatang. Sejauh ini, BPPW NTB bersama PDAM Kabupaten Lombok Utara sudah melakukan uji alir ke Gili Air.

(Yoan/Kominfo)