PEMKAB SRAGEN ENAM KALI BERTURUT-TURUT RAIH PREDIKAT WTP DAPAT BONUS DID Rp.14 MILIAR

40

Sragen – Pemerintah Kabupaten Sragen kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) enam kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020.

Perolehan WTP yang ke 6 kali ini mengantarkan Pemkab Sragen mendapat bonus Dana Insentif Daerah (DID) Rp.14 miliar.

Seperti apa yang disampaikan Bupati Sragen,Kusdinar Untung Yuni Sukowati kepada wartawan 18/10/21.Dalam hal ini Bupati mengatakan, penghargaan predikat WTP baru saja diserahkan oleh BPK.

Menurut Yuni panggilan akrab Bupati Sragen,predikat WTP yang ke 6 kali ini semakin berkwalitas. Semua itu ditunjukkan dengan semakin menurunya temuan.

“WTP ke 6 kali ini kita semua wajib bangga dan bersyukur tapi kita semua berharap WTPnya semakin berkwalitas. Dimana temuannya semakin sedikit dan yang harus ditindak lanjuti baik temuan adminitratif ataupun lainnya dan sudah ada perbaikan,” kata Bupati.

Bupati sangat berharap untuk tata kelola pemerintahan dan keuangan kedepannya semakin baik,dan WTP yang diraihpun makin meningkat.

Dwiyanto Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Sragen menyampaikan, berkat predikat 6 kali berturut-turut dapat WTP Pemkab Sragen juga mendapat bonus DID Rp.14 miliar.

Bonus Rp.14 miliar itu didapat karena Pemkab Sragen sudah lebih dari 5 tahun mendapat predikat WTP.
Menurut Dwi, bonus Rp.14 miliar itu sangat bermanfaat dalam situasi keuangan daerah saat ini dimana banyak anggaran tersedot untuk penanganan Civid-19.

“Bonus Rp.14 miliar kalau untuk membuat dan perbaikan jalan akan dapat berkilau kilau meter dan manfaatnya langsung bisa dirasakan masyarakat Sragen.
Semua itu kita syukuri dalam situasi keuangan seperti ini dimana Pemkab Sragen masih mendapat bonus Rp.14 miliar.Tahun sebelumnya juga mendapat bonus 28 miliar pada tahun kemarin Tahun sebelum lagi dapat bonus Rp.48 sampai 52 miliar.Karena kondisi keuangan negara baru seperti ini bonus DIDnya juga menurun,” paparnya.(Agus Sulis)