Polres Lamteng Ekpose Perkara Anirat.

36

Lampung Tengah- Polres Lampung Tengah bersama Dirkrimum Polda Lampung lakukan ekspose perkara pembunahan warga Terbanggi Besar dengan 34 tusukan di pinggir Jalan Lintas Sumatera, Kampung Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Rabu (29/09/2021) kemarin.

Dalam waktu kurang dari 24 jam pelaku pembunuhan dengan 34 tusukan berhasil diringkus polisi. Menurut Kapolres Lamteng, AKBP Oni Prasetya, pengungkapan terhadap pelaku pembunuhan yang mengakibatkan korban tewas tersebut adalah hasil sinergisitas antara Dirkrimum Polda Lampung dengan Tekab 308 Polres Lamteng, dan Polsek Terbanggibesar, serta peran serta pemerintah Daerah, dalam menciptakan situasi tetap kondusif.

“Pemkab Lamteng juga ikut serta dalam menciptakan situasi kondusif,” tegasnya saat melaksanakan ekspose, Kamis (30/9/2021).

Sementara Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Edy Qorinas mengatakan, ditangkapnya tersangka HS, bermula laporan dari warga, terkait penemuan mayat seorang laki-laki, di pinggir Jalan Lintas Timur Kampung Terbanggibesar.

Setelah melakukan olah TKP dan menghimpun sejumlah keterangan dari TKP, pihaknya berhasil menangkap HSN (55), warga Kampung Terbanggibesar, yang diduga pelaku penikaman terhadap korban, AJ (75), warga kampung yang sama.

“Korban mengalami luka tikamanal sebanyak 34, lubang. Empat lubang tikaman yang diduga mengakibatkan korban tewas,” terangnya.

Hingga saat ini, kata Kasat Reskrim, pihaknya belum bisa menyimpulkan motif yang mengakibatkan tersangka kalap lalu tega menikam korban hingga tewas. Karena, sedang melakukan pendalaman terhadap tersangka terkait motif HS, menikam korban menggunakan sebilah sajam jenis laduk.

Tersangka HS, yang diduga menikam korban hingga tewas tersebut di jerat dengan Pasal 340 atau 338 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. Dengan ancaat 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Sementara Kasubdit Jatantlras Polda Lampung, Kompol Yustam Dwiheno mengatakan, penemuan mayat di Pinggir Jalintim Kampung Terbanggibesar merupakan peristiwa yang sangat menonjol.

Untuk itu, kata mantan Kasat Reskrim Polres Lamteng Kompol Yustam Dwiheno, Direktur Krimum langsung turun melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) .

“Pengungkapan terhadap pelaku penikaman yang mengakibatkan korban tewas dengan sejumlah luka di tubuh tersebut, merupakan hasil sinegitas antara Polda, Polres dan Polsek.

“Dari hasil olah TKP didapati petunjuk awal, bahwa pelakunya adalah HS, dan ditangkap 15 jam dari peristiwa penikaman,” ujarnya.(edi)