Harga Melambung Gas 3KG Langka DPC AWPI LU Minta Dinas Perdagangan dan APH Bergerak.

39

Lampung Utara,-Kelangkaan Gas Elpiji 3kg dimasyarakat Kabupaten Lampung Utara sangat Menyusahkan masyarakat.

Seperti halnya yang dikeluhkan warga Tanjung seneng Solihin menjelaskan kepada media sudah harga melambung gas 3kg pun langka,saya juga bingung pak kemana sebenernya gas elpiji ini ditimbun,kepada pemerintah daerah ataupun aparat penegak hukum untuk menyisir seluruh Pertamina atau pengepul yang ada di kabupaten Lampung Utara,”ujar Solihin,saat memberikan keterangan Selasa 14 September 2021.

Lanjut Solihin menjelaskan Gas Elpiji 3kg mencapai Rp 29000,(Dua puluh sembilan ribu rupiah) dan ada yang mencapai Rp 31 ribu,(Tiga Puluh Satu ribu)padahal harga head gas elpiji tidak semalal yang dijual pengecer,”tegasnya.

Kami sebagai masyarakat minta kepada dinas perdagangan dan APH untuk menyisir dan mengecek seluruh Pertamina atau pengepul elpiji dan harapan saya pemerintah bisa benar benar bergerak dan menolong masyarakat miskin,jangan sampai yang sudah kaya menjadi kaya karna menimbun dan menjual dengan harga tinggi,”pungkas Solihin.

Dalam kesempatan ini ketua DPC Awpi Lampura Deferi Zan SE,sangat menyayangkan apa yang terjadi saat ini,

Saya berharap kepada kepala dinas perdagangan dan aparat penegak hukum untuk bergerak cepat mengecek kelangkaan gas dan harga melambung,menurut saya kasian dengan rakyat kecil membeli elpiji gas 3kg bersubsidi mencapai Rp 30 ribuan Rupiah,kalau melihat kelangkaan ini sepertinya ada permainan di Pertamina sampai kepengepul dan disuga ada penimbunan,”tegas Deferi.

Saya harapkan kepada aparat penegak hukum dan Dinas yang terkait untuk cepat menyikapi kelangkaan Gas Elpiji 3kg yang selalu timbul tengelam dan mahal seperti saat ini,kalau ada Pertamina atau pengepul yang nakal seharusnya aparat penegak hukum bisa langsung turun dan menyelesaikan kelangkaan Gas elpiji 3kg,”ujarnya.

Saya juga melihat ada disatu kelurahan gas 3kg banyak kok bisa Dikelurahan lain langka,ini ada dugaan penimbunan,”jelas Deferi.

Kami media akan berkordinasi kepada dinas perdagangan terkait kelangkaan gas elpiji 3kg saat ini mudah mudahan kalau semua bergerak tidak adalagi kelangkaan dan harga yang begitu mahal,menurut saya pribadi siapapun mereka yang menimbun harus di tindak tegas,mulai dari ijin dan wilayah,jangan gas elpiji 3kg dari way kanan,masuk kelampung Utara,atau Lampung Utara malah mengesup ke Waykanan,karna kelangkaan semakin membuat masyarakat menangis,”pungkas Deferi.(Zul)