Upah Tukang Gali Kubur Covid-19 Pringsewu di Pertanyakan.

52

PRINGSEWU – Upah tukang gali kubur untuk pemakaman bencana pasien Covid 19 yang meninggal dunia di Kabupaten Pringsewu patut di pertanyakan.

Pasalnya, sejak Januari 2021 hingga 31 Agustus 2021. di Kabupaten setempat. Jumlah paisen meninggal dunia akibat bencana Covid 19 mencapai 420 Jiwa.

Sampai per 31 Juli 2021 Anggaran yang di peruntukan gali kubur belum sepenuhnya terserap.

Menurut Kuncoro Sancoko, S.Sos Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten setempat menjelaskan, melonjaknya jumlah paisen meninggal dunia di Tahun 2021 diluar dugaan. Sehingga, sampai 31 Agustus pasien meninggal dunia mencapai 420 korban jiwa.

Saat di singgung anggaran tukang gali kubur, Kuncoro Sancoko di duga tidak transparan dalam memberikan penjelasan terkait upah yang di realisasikan.

Dalam penjelasannya, Senin, 6 Sepetember 2021. Kuncoro Sancoko mengatakan, upah penggalian kuburan sebesar Rp 1 juta.

“Dari jumlah 420 orang paisen, baru 135 penggalian makam yang di realisasikan (di cairkan). Alasannya, anggaran yang tidak memadai. Sisanya, di anggaran perubahan”, kilahnya.

Terpisah, Arif Nugroho, SE., MP, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pringsewu saat di konfirmasi menjelaskan, anggaran untuk penggalian kuburan sudah di cairkan hingga per Juli 2021.

“Jumlah yang di cairkan oleh dinas terkait sebesar Rp 267 juta”, tutupnya. (DN/Agus Supriyadi)