Pembangunan Rabat Beton Kelurahan Pasar Madang Kecamatan Kotaagung Diduga Asal Jadi

109

Tanggamus,- Program Pembagunan Rabat Beton di Kelurahan Pasar Madang Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus diduga asal jadi. Pasalnya, pekerjaan Rabat Beton tersebut dikerjakan asal asalan sehingga terlihat kurang berkualitas.

Dari pemantaun Tim di lokasi terlihat dalam pengerjaan pembangunan Rabat beton itupun hanya dikerjakan secara manual dan tambal sulam bahkan kualitas aduk semen antara pasir dan spelit diragukan dan bukan hanya itu dari segi ketebalan Rabat Beton tersebut tidak sesuai dengan Spesifikasinya sehingga bangunan Infrastruktur ada yang sudah mulai rusak kendati pembangunan baru dimulai dan belum selesai ,

Sumber Media ini menuturkan, kalau rekan-rekan adalah Media atau Wartawan dan jangan bicara kawan atau kenal dan tolong bongkar kegiatan Pembangunan Infrastruktur di Kelurahan Pasar Madang ini karena tidak ada pembangunan Infrastruktur yang dimulai dari Nol % boleh dicek disemua titik,

“Sementara penggunaan Dana Desa untuk Jalan Infrastruktur Rabat Beton yang sekarang dilaksanakan Mereka (Pokmas) Pasar Madang untuk Biaya pembangunan Infrastruktur dari Nol% bukan tambal sulam sperti ini dan apaibila ada bunyinya tambal sulam ya harus di RAB juga tambal sulam,”ungkap sumber.

Anehnya ,Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Kelurahan Pasar Madang Zahari,SE.MM. saat diwawancara Media ini Kamis 02/9/2021 terkait Pembangunan Rabat Beton Lima (5) Titik tersebut, Dia mengatakan , Pembangunan Rabat Beton penglolanya adalah Acok Ketua Pokmas Pasar Madang Langsung.

“Pembangunan ada Lima (5)Titik,Volumenya saya tidak tahu,Nilai Anggarannya saya tidak tahu,jumlah keseluruhan Volumenya saya juga lupa Bang ,”sudah saya serahkan sama Ketua Pokmasnya dan penglola Rabat Beton Bangunan dari Nol,”terang Zahari.

Saat dikomfirmasi Ketua Pokmas Kelurahan Pasar Madang Kecamatan Kotaagung terkait pembangunan Rabat Beton di Lima (5) Titik tersebut, Acok mengatakan,ya betul saya Ketua Pokmas Kelurahan Pasar Madang Kecamatan Kotaagung”memang ada Pembangunan dari Pemkab Tanggamus dan saya yang mengelolanya berupa Rabat Beton sebanyak Empat (4) Titik dan Talut dalam pengerjaan dilapangan Kubikasi.

Masih menurut Acok,dalam pembangunan Rabat Beton sebanyak Empat (4) Titik itu saya tidak tahu karena saya hanya melihat saja dan menerima laporan saja dari pekerja.

Teknis dilapangan saya tidak tahu dan saya hanya mengawasi saja,dan hanya menerima laporan dari teman-teman yang kerja di lapangan,”Pungkas Acok. (Wan)