Satu Tahun Tidak Digaji Pelayan Jasa RSUD Ryacudu Potong Tumpeng

48
Tumpeng perayaan
Lampung Utara,- Para pelayan jasa RSUD May.Jend.HM.Ryacudu adakan acara nasi tumpeng sebagai bentuk perayaan satu tahun pelayanan tanpa jasa, Rabu (25/8/2021)
Acara tersebut dilaksanakan di Aula RSUD pada masa PPKM berlangsung. Meski sudah dijaga ketat oleh pihak Kepolisian namun tetap saja menimbulkan kerumunan serta melanggar protokol kesehatan.
Suasana di luar Aula RSUD Ryacudu terlihat berkerumun melanggar prokes
Acara nasi tumpeng tersebut untuk merayakan satu tahunya gaji para pelayan jasa yang belum terbayarkan dan sengaja diadakan oleh pihak rumah sakit  untuk dapat berdiskusi dan mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut. 
Tumpeng perayaan
Hal itu didijelaskan oleh dr.Kholif Paku Alamsyah,M.
“ Untuk tungakan yang belum terbayarkan itu nanti kita lihat dan diskusikan karena besaranya itu berbeda-beda  tiap bulanya ,yang pasti yaitu dibulan September 2020 sampai dengan maret 2021”.
 Menurut kholif adanya pihak kepolisian yang berjaga dikarnakan sudah kewajiban mereka untuk menegakkan aturan dalm hal prokes. “Saya kira sudah menjadi tugasnya aparat untuk menegakkan aturan dalam hal prokes, jadi wajar saja karena hari ini kita melayani pasyen yang akan melakukan Vaksinasi, kemudian ditambah lagi ada karyawan yang ramai,” tambah Kholif .
dr.Kholif selaku Direktur RSUD Ryacudu
Kholif juga mengatakan dari keputusan mediasi pada hari ini setiap ada pencairan akan diupayakan pembayaran sebagaimana mestinya. “Sebagaimana tugasnya dan menjadi kewajiban yang menjadi haknya akan mendapatkan apa yang meraka sudah laksanaan,” tutupnya. (Zulkifli)