Penjual Pisang Keliling Jaman Covid-19 Tidak Mempengaruhi Penghasilan.

9

Lampung Utara,- Pandemi Covid-19 di Lampung Utara yang belum tau kapan berakhirnya, namun membawa dampak positif terhadap penjual buah pisang keliling, Kamis (22/7/2021).

Usman (58) Warga Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi Kabupaten, Lampung Utara, penjual pisang keliling yang sudah 3tahun ini berjualan pisang keliling untuk menghidupi keluarganya, yang memiliki 3 orang anak, usman berjualan dari pagi sampai malam dan itu tidak menetap di satu tempat tapi ia berkeliling jika siang hari ia berhenti untuk beristirahat di Depan Kantor Pemda Lampung Utara.

Pada masa pandemi covid-19 ini usman merasa tidak mempengaruhi penjualannya bahkan pendapatannya masih lumayan untuk sehari-hari nya, sebab banyaknya warga yang mencari buah-buahan terutama buah pisang, karena banyak manfaat dan khasiat dari buah pisang terutama untuk meningkatkan kekebalan tubuh, melancarkan aliran oksigen ke otak, sumber karbohidrat dan vitamin A, buah pisang juga mudah untuk di dapatkan dan harganya terjangakau untuk masyarakat,”jelas Usman.

“Alhamdulillah selama pandemi covid-19 ini penjualan saya tidak menurun karena banyak warga yang mencari buah pisang, saya jualannya gak diam di satu tempat tapi saya keliling,” ujarnya.

Usman mengaku ia mendapatkan buah pisang tersebut dari pedagang di pasar atau terkadang juga mendapatkan nya langsung dari kebun, jadi buah pisang nya tidak layu selalu segar, harga buah pisang di jual persatu kantong plastik Rp.8000 –(Delapan ribu rupiah), harga yang terjangkau untuk semua masyarakat.

Selain itu usman juga memberitahu bahwa ia hanya mendapatkan bantuan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dari pemerintah sebanyak 2 kali ini dengan jumlah yang pertama Rp.2.400.000-(Dua juta empat ratus ribu rupiah) dan yang kedua sebanyak Rp.1.200.000-(Satu juta dua ratus ribu rupiah), uang tersebut digunakan untuk modal ia berjualan kembali ia juga tidak berharap mendapatkan bantuan yang lain dan ia bersyukur dengan hasil penjualannya sendiri,”kata Usman.

“Saya cuma dapat bantuan umkm yang pertama Rp.2.400.000- dan yang kedua Rp.1.200.00- tapi uang nya itu saya buat modal berjualan lagi, saya sudah bersyukur dengan semua ini,” pungkasnya.(Ansi)