Perkim Benarkan Ada 14 Titik Masyarakat Yang Terkena Dampak Proyek Ruas Jalan Tugurato.

28

Tubaba,-Rustam Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perkimta Tubaba, membenarkan ada 14 titik masyarakat yang terkena dampak proyek pembangunan ruas jalan Tugurato Pasar Panaragan tidak terima nilai satuan harga yang ditetapkan oleh Tim Appraisal.

Rustam kepala Bidang Pertanahan (Perkimta) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), saat dikonfirmasi melalui telpon genggam whatsAap pada malam Rabu pukul 19.00 wib membenarkan proyek peningkatan ruas jalan dari Tugurato sampai Tugu Payung Pasar Panaragan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah (Tubaba), terhambat dikarenakan ada sebagian masyarakat yang pekarangan rumahnya dilintasi oleh pengerjaan proyek peningkatan dan pengerasan jalan Jalur Dua yang belum sepakat dengan ganti rugi lahan dan bangunan yang di tetapkan oleh Tim Appraisal pada tahun 2013 lalu, ujarnya. Selasa 8 Juni 2021.

Masih kata Rustam, saat ditanya berapa harga yang di tetapkan oleh Tim appraisal pada tahun 2013 beliau belum bisa menjelaskan secara rinci, karena saya lupa dan itu ada dikantor,”ujarnya.

“Namun ada 35 titik yang terkena dampak pelebaran jalan tersebut 21 titik yang sudah bersedia tanah dan bangunannya dipakai untuk proyek itu dan sisa 14 titik yang masih terkendala, kami masih berupaya mengadakan pendekatan terhadap masyarakat yang enggan menerima nilai ganti rugi yang ditetapkan oleh Tim Appraisal pada tahun 2013 yang lalu”.

“Untuk mendorong percepatan pembangunan ruas jalan tersebut saya berharap kepada masyarakat dapat legowo menerima nilai ganti rugi yang telah ditetapkan oleh Tim Appraisal,” ujarnya.

Sementara Pelaksana Teknis Lapangan Desmi mengatakan, “ada 3 titik yang tidak masuk dalam hasil surve /pendataan Tim Appraisal, dalam waktu dekat ini (dis perkimta)akan kembali menurunkan Tim Appraisal untuk mendata dan mengestimasi nilai bangunan 3 titik yang terlewatkan pada tahu 2013 yang lalu”

“Namun ada hal yang harus dipahami oleh masyarakat nilai yang sudah ditetapkan oleh Tim Appraisal itu sifatnya baku, artinya kami dari PERKIMTA tidak bisa menaikan harga yang sudah ditetapkan oleh Tim appraisal,”ujarnya. (istamar)