Petani Sayur Mengeluh.

26

Lampung Utara- Musim penghujan, petani sayur mengeluh dan mengalami gagal panen, Kamis (24/12/2020)

Hujan deras yang terus terjadi beberapa waktu ini mengakibatkan beberapa petani sayur mengalami gagal panen terutama pada sayuran bayam dan sawi hijau (cesin). Hujan deras yang terus menerus terjadi mengakibatkan sayuran yang di tanam tercemar oleh hama berupa jamur yang dapat mengakibatkan sayuran yang ditanam busuk dan tidak dapat di panen.

Salah satunya adalah Anastasya Ari Nuryani warga RT 03 RW 02 Desa Sumber Arum yang juga merupakan petani sayur. Anastasya menjelaskan beberapa bulan terakhir semenjak terjadinya musim penghujan, perkebunan sayur milikknya gagal panen terutama pada sayuran bayam dan sawi hijau (cesin) karena mengalami kebusukkan akibat tercurah air hujan terus menerus. Tidak hanya itu, akibatnya omset yang di dapatkan pun menurun. Sperti contohnya bayam, biasanya dijual bisa lebih dari harga Rp1.000 apabila gagal panen hanya dapat di jual di bawah harga tersebut.

 “Semenjak musim hujan ini kan banyak yang busuk apalagi bayam sama sawi. Kalau untuk pendapatan kalau busuk gini ya menuruin. Aturan bisa panen banyak jadi sedikit karenabusuk, apalagi kalau panennya bareng-bareng sama petani lainnya,”kata Anastasya.

Untuk mengatasi gagal panen atau busuk pada sayuran secara berlebihan maka Anastasya menggunakan paranet untuk menghalangi curah hujan agar tidak langsung terkena pada sayuran yang di tanam. (shanti-cw1)