Cawabup Lampura Masih Misteri

20

Lampung Utara, – Bursa pencalonan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Lampung Utara (Lampura) paska ditetapkannya Hi. Budi Utomo, SE., MM sebagai Bupati dengan sisa massa jabatan 2019-2024 masih menjadi misteri yang masih hangat diperbincangkan.

Perihal ini pun tak luput dari pandangan dari beberapa tokoh adat khususnya dari marga abung yang merupakan salah satu marga masyarakat asli Lampura.
Hotman Gelar Suttan Pesawik berpendapat bahwa Wakil Bupati nantinya dapat merangkul seluruh elemen yang ada di Lampura dan mengusulkan jika memungkinkan Cawabup merupakan Putra asli daerah dan mengerti adat istiadat Lampung sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan.

“Sebenarnya bukan membedakan suku satu dengan yang lainnya, kami menyetujui gagasan atau wacana untuk cawabup adalah dari marga abung, mengingat belum ada keterwakilan pemimpin baik di eksekutif maupun legislatif Lampura yang berasal dari marga abung,” Katanya. Kamis (10/12/2020).

Senada dengan Ansyori Sabak Gelar Suttan Rajo Putra Negara menjelaskan bahwa Lampura merupakan miniatur dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena kekayaan keragaman suku didalamnya. Oleh sebab itu perlu mempertimbangkan posisi Cawabup berasal dari marga abung sebagai keterwakilan di pemerintahan sebagai pemerataan.
“Sebenarnya untuk mempersempit ruang kecemburuan sosial nantinya yang timbul antar elemen yang ada,” Jelasnya.

Lanjut Ansyori Sabak, seyogyanya dalam hal penentuan cawabup merupakan hak dari partai politik (parpol) pengusung pemenang pilkada tahun 2018 lalu, namun tidak menutup kemungkinan tokoh adat untuk mengusulkan rapat konsolidasi kemudian mengajukan kandidat kepada parpol ke dalam bursa pencalonan sebagai keterwakilan dari marga abung.

“Tapi tentunya juga mampu membantu Bupati Lampura menyelesaikan carut marutnya kabupaten ini sepeninggal Bupati terdahulu,” pungkasnya. (noven)