Diduga Rekrutmen Kadus II dan III Pekon Kacapura Kec Semaka Sarat Manipulasi Data

27

Tanggamus–diduga ada kejanggalan dalam rekrutmen Aparatur Pemerintahan Pekon kacapura kecamatan Semaka kabupaten tanggamus.

Pasalnya seperti dijelaskan oleh Kawin sebagai Kepala Dusun II Pekon Kacapura kecamatan Semaka,bahwa sejak mulai direkrut menjadi kepala Dusun oleh Kepala Pekon sejak tahun 2016 sampi dengan sekarang,Kawit menggunakan ijasah istrinya untuk melengkapi persratan menjadi Kadus.

Kawit j(kadus II) juga mengatakan bahwa dirinya tidak mempunyai ijasah untuk menjadi persaratan menjadi Perangkat Pekon,namun ada arahan atau perintah dari Solekan (Kepala pekon) pada saat itu,untuk mengunakan izasah istrinya sebagai persaratan menjadi Kadus.

“dari 2016 Kalo kadusnya didusun II ini saya,yang kerja dan semuanya saya,tapi izasah dan persaratan lainnya pakai punya istri saya,namanya Farida,kalo saya ngak punya izasah,tapi dulu yang nyuruh saya pak Solekan dan sampai sekarang juga tidak dipermasalahkan karna saya aktif,”terangnnya.

Dipihak lain,berbeda dengan Muhdi Kadus III muhdi menjabat Kadus sejak tahun 2016 ,diakui oleh Muhdi sejaka ia ditetapkan menjadi Kadus ia hannya berbekal izasah SMP/tSanawiah,namun ditahun 2020 ini ia mengatakan bahwa ia akan diganti oleh anaknya,karna menurutnya mulai Tahun 2020 ini tidak bisa karna harus SMA,namun ditahun 2020 masih Muhdi yang menjabat,untuk anaknya mulai menjabat ditahun depan(2020.

“iya mas saya Muhdi Kadus III Pekon Kacapura,saya mulai menjabat kalo ga salah sejak tahun 2020,kalo masalah izasah saya SMP/Tsanawiah,tapi mulai Tahun 2020 ini udah diganti anak saya karna katanya SMP udah ngak boleh,tapi untuk tahun ini(2020)masih saya soalnya anak saya mulai nya tahun depan.”Ujarnya

Sementara disisi lain Pejabat (Pj) Kepala Pekon Kacapura Berliyan Efendi menjelaskan,saya akan akan panggil yang bersangkutan dan kalau memang benar apa yang disampaikan rekan rekan media ,saya ajak ambil tindakan

“informasi masalah Kadus Dusun II dan Kadus Dusun III Pekon Kacapura ini akan saya sekapi dan kalau memang benar mereka menggunakan izasah yang bukan kepunyaan yang bersangkutan akan saya tidak tegas,karena jelas ini sudah menyalahi aturan,”ungkapnya. (Wan)