Dengan Mengangkat Potensi Unggulan Kampung, DPMK Tuba Harap Dapat Bantu Pemulihan Ekonomi Warga Hingga Pelosok.

27

Tulangbawang-Salah satu upaya Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi masyarakat dimasa pandemi covid-19, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Tulangbawang berharap kepada 147 kampung yang ada di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur untuk dapat mengangkat potensi unggul disetiap kampung yang berpotensi menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar.

Salah satunya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan tempat-tempat wisata yang sesuai dengan arahan kementerian desa maupun dalam mendukung 25 program bergerak melayani warga (BMW) Bupati Tulangbawang.

Hal itu disampaikan Kepala DPMK Tulangbawang Yen Dahren saat ditemui diruang kerjanya Jumat kemarin (4/12/2020).

Lanjut Yen Dahren, adapun pembangunan yang ada dikampung-kampung di Tulangbawang untuk tahun 2021 sendiri menurutnya memang idealnya mengarah kepada pembangunan dan pemulihan ekonomi nasional dan penanganan covid 19.

“Maka dari itu DPMK selaku dinas terkait dibawah pemerintah daerah dalam hal ini berkeinginan agar kampung yang ada di wilayah Tulangbawang sudah mulai merubah pemikirannya sendiri untuk mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti memanfaatkan UMKM dan menciptakan sebuah kampung wisata yang menarik,”tuturnya.

“Dengan adanya objek wisata di kampung- kampung setidaknya dapat menghidupkan putaran ekonomi masyarakat setempat dari para pengunjuk yang datang,”tambahnya

jelasnya lebih dalam, Saat ini banyak kampung yang ada di Tulangbawang sudah mulai menggeliat untuk bangkit menjadi kampung wisata mulai dari kampung aji Mesir melalui program ibu Bupati dengan anggaran yang tidak terlalu besar mampu mengarah ke kampung wisata dan juga terlihat dibeberapa kampung-kampung lain saat ini sudah mulai melirik keberhasilan kampung aji Mesir untuk kampung wisata.

“Disinilah peran Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) mengeluarkan produksi kerajinan tangan serta kearifan lokal mereka dengan memanfaatkan kemajuan teknologi memalui jejaring sosial media. Begitu pun baik masyarakat, maupun lembaga kampung dapat saling bekerjasama menangkap potensi wisata dan mempromosikannya sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar lebih baik lagi,”harapnya. (Can)