Telah Terjadi Tindak Kriminal Dengan Modus Hipnotis Di Balik Bukit

18

LAMPUNG BARAT,Telah terjadi pencurian Hand Phone (HP) diduga dengan modus hipnotis di kawasan sekuting terpadu, pekon (Desa) watas, kecamatan balik bukit, kabupaten lampung barat (Lambar). Minggu, (29/11).

Menurut korban, Dina dan desti yang merupakan anak dari, Muazi 48 tahun, yang juga merupakan seorang pelajar mengatakan, bahwa keronologisnya bermula saat dirinya bersama adiknya sedang duduk di korsi yang berada di depan rumahnya pada pukul 12:00WIB tiba-tiba datang dua orang pria yang tidak dikenal mengunakan kendaraan roda dua (R2) yamaha jenis vixion 150cc warna hitam.

Mereka langsung menanyakan, dimana bapak dan ibu kalian dan kami menjawab dengan polosnya masih di sawah. Setelah itu mereka mengatakan akan mengantar tugas sekolah yang dimasukan ke dalam amplop berwarna putih, dan langsung meminta untuk melihatkan HP kami berdua beserta pola pengamam HP, dengan merk Hp Vivo dua unit ,”Ungkapnya, sembari tersedu-sedu menangis, di kediamannya.

Masih menurut mereka berdua, selanjutnya mereka meminta untuk menyerahkan Cargernya berikut HP untuk di bawa. ” Setelah mereka pergi, baru kami menyadari jika HP kami telah raib dibawa oleh orang yang tidak kami kenal. Dan selanjutnya saya menyampaikan kejadian tersebut kepada kedua orang tua saya beserta keluarga besar, setelah itu kami buka ada empat amplop dan masing-masing amplop berisi Rp.50.000,- beserta serpihan kertas tebal dan di tambahkan di kertas amplop tertulis ” terimakasih, “Jelasnya.

Di lokasi, ayah korban, Muazi menambahkan jika kejadian tersebut tidak akan dilaporkan ke pihak berwajib untuk di tindak lanjuti. ” Kami sudah ihlas menerima, dan sukur sebatas ini saja, dan kedepannya kami akan lebih berhati-hati lagi, “Tambahnya.

Ditempat yang sama, Pemangku sekuting, Agus Punila menghimbau kepada masyarakat pekon watas khususnya pemangku sekuting agar kiranya bisa lebih berhati-hati pasca terjadinya pencurian Hp di rumah bapak, Muazi tadi siang.

“Kalau ada orang yang tidak dikenal, sebaiknya tidak usah ditanggapi terlebih orang yang mencurigakan. Untuk tidak di tanggapi dan dijalan komunikasi, kecuali ada orang tua di rumah, “Ucapnya.

Sementara Babinkantibmas kecamatan balik bukit, Aipda Suali mengatakan, pihaknya sudah ke lokasi TKP dan bertemu langsung kepada korban dan keluarga dan yang bersangkutan sudah diarahkan untuk melapor ke pihak yang berjawajib didampingi dirinya namun, korban bersikeras meng-ihlaskan.

Kami menghimbau kepada masyarakat balik bukit agar lebih waspada terlebih saat bepergian dengan cara berpesan kepada tetangga, dan jika ada hal-hal yang mencurigakan untuk lapor kepada aparat desa setempat. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat terhindar, “Tandasnya. (Ri)