Walikota Metro Penuhi Pangilan Bawaslu Lamteng Terkait Dugaan Keterlibatannya dengan Bberaoa Orang Kepala Kampung Paslon Musa-Dito.

28

LAMPUNG TENGAH -Wali Kota Metro, Ahmad Pairin penuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, terkait dugaan keterlibatannya dan beberapa orang Kepala Kampung, dalam Kampanye Pasangan Calon (Paslon) Musa – Dito, di Kecamatan Rumbia beberapa waktu lalu.

Kurang lebih 2 jam, Walkot Metro, Ahmad Pairin dimintai keterangannya oleh pihak Bawaslu setempat, usai keluar dari ruangan Pairin, menjelaskan bahwa kehadirannya di Bawaslu adalah memenuhi undangan pihak Bawaslu Lamteng, untuk memberikan klarifikasi terkait dirinya ikut mengkampanyekan Paslon Musa-Dito dengan beberapa orang Kakam di Kec.Rumbia.

“Pada saat itu memang benar saya hadir dan bertemu dengan beberapa Kakam yang ada di Kec.Rumbia. ya hal itu biasa, karena sayakan sering keluyuran dan mencari sapi, karena saya memang beternak sapi,” ungkap Pairin saat di wawancara awak media, Senin (19/10).

Lebihlanjut menurutnya, setelah dirinya hendak pulang, mereka (Kakam) meminta saya untuk berfoto bersama, dengan eksen, atau gaya menyimbolkan dua jari. Tetapi saya tidak ngeh (tidak menyadari) kalau hal itu akan berakibat seperti ini. Dan semua yang di tanyakan oleh pihak Bawaslu telah kita berikan jawabannya.

“Ya, saya tidak mengetahui kalau dengan foto mengacungkan dua jari seperti itu akan menjadi permasalahan, dan bukan berniat berkampanye. Kerena pertemuan dengan aparat desa itu memang biasa saya lakukan, apalagi mereka memang pernah menjadi timses kita pada saat pencalonan Bupati beberapa tahun lalu,” jelas Pairin.

Terkait hal tersebut, Kepala Bawaslu Lamteng, Harmono menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil, dan meminta keterangan dari Wali Kota Metro, Pairin terkait dalam rangka apa yang bersangkutan melakukan pertemuan dengan beberapa Kakam di Kac.Rumbia beberapa waktu lalu.

“Saat ini kita telah meminta keterangan dari yang bersangkutan. Hal itu untuk kita melengkapi data materil dari Pak Walkot Metro, sebelumnya kita juga telah meminta keterangan dari 4 Kakam Rumbia, dan berkoordinasi dengan Gakumdu guna menindaklanjuti hal ini,” jelas Harmono, saat dikonfirmasi Awak media, Senin (19/10).

Meski demikian Harmono belum bisa memberikan hasil keterangan terkait tindaklanjut hal itu, karena pihaknya masih akan mengumpulkan data-data pelengkap lainnya agar data materil, dan formilnya dapat lengkap dan akan kita serahkan ke pihak Gakumdu yang akan menindaklanjutinya.

“Untuk saat ini kita masih akan melengkapi data materilnya dulu, bahkan kita juga telah meminta keterangan dari 4 Kakam dari 9 Kakam yang akan kita mintai keterangannya terkait hal itu,”pungkasnya.(Faiso/Riki)